News Feed
+Iklan Halaman Depan
Masukkan kode iklan di sini. Diwajibkan iklan ukuran 400px x 250px. Iklan ini akan tampil hanya di halaman utama.
News Feed
- Halsel, DETIKREPIBLIK.com – Kepala Sekolah SMA Nuha Tawa, Kecamatan Bacan Timur Tengah Kabupaten Halmahera Selatan"BPK Ahas Tenga" mengucapkan selamat merayakan ulang tahun ke-92 kepada Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM), yang jatuh pada hari ini, 27 Maret 2025. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa AMGPM sebagai angkatan muda dan tulang punggung gereja memiliki tanggung jawab besar dalam melaksanakan pelayanan sesuai pedoman organisasi. "Sebagai pemuda-pemudi AMGPM, kita harus bekerja sesuai dengan moto kita, yaitu garam dunia dan terang dunia. Artinya, kita harus mampu menjadi teladan dalam pelayanan, menerapkan firman Allah, serta menjaga dan merawat kebersamaan untuk memperkuat iman dan kepercayaan kita," ujarnya. Beliau juga berharap agar di usia ke-92 tahun ini, seluruh anggota AMGPM semakin berkomitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang telah ditetapkan. "Semoga dengan bertambahnya usia AMGPM, kita semua semakin teguh dalam pelayanan dan mampu menjadi generasi muda yang berperan aktif dalam gereja dan masyarakat," tutupnya. Selamat ulang tahun ke-92 AMGPM! Teruslah menjadi garam dan terang dunia.Reporter : Chan* ...Diksan HabariAGAMA / Haedline / organisasi AMGM / ucapan selamat kepsek SMA Nuha Tawa 27 Maret 2025 EditedOn ? Maret 27, 2025 at ? 14:53
- Halsel, DETIKREPUBLIK.com – mantan Panitia Pemungutan suara (PPS) Desa Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Aipda Ridwan Ismail, personel Bidhumas Polres. Almarhum wafat pada pagi hari ini pukul 09.00 WIT RSUD Ternate, setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat sakit yang dideritanya.Rabu,26/03/2025Kepergian Aipda Ridwan Ismail membawa kesedihan bagi keluarga, rekan-rekan sejawat, serta masyarakat yang mengenalnya. Dalam pernyataan resmi, PPS Desa Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah mengenang dedikasi almarhum dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Salah satu momen yang diingat adalah saat beliau bertugas sebagai pengamanan (PAM) dalam Pemilihan Pilkada 2024 di Desa Bibinoi.“Atas nama Mantan PPS Desa Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah, kami turut berduka cita atas berpulangnya Aipda Ridwan Ismail. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar perwakilan PPS Mereka juga mengenang kebaikan almarhum selama bertugas dan berharap agar keluarga yang ditinggalkan, khususnya istri dan anak-anaknya, diberikan kesabaran serta keikhlasan menghadapi cobaan ini.Kepergian Aipda Ridwan Ismail meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang yang mengenalnya, dan doa terus mengalir agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.Reporter : Chan* ...Diksan HabariHaedline / Kepolisian / mantan PPS Desa Bibinoi turut berdukacita / Sosial 26 Maret 2025 EditedOn ? Maret 26, 2025 at ? 20:44
- Hal-Sel, DetikRepublik.Com – PT Intim Kara akhirnya buka suara terkait aksi unjuk rasa ratusan warga Desa Tawa, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, pada Senin (24/03). Perusahaan menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran kesepakatan, dan perekrutan tenaga kerja dilakukan sesuai kebutuhan proyek. Demonstrasi yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIT ini dipimpin oleh Ketua Pemuda Desa Tawa, Armiles Karim, yang menuntut agar perusahaan mengutamakan pekerja lokal sesuai perjanjian awal. Selain itu, warga juga mempersoalkan keterlambatan pembayaran gaji yang dialami beberapa pekerja selama tiga bulan terakhir. Suasana sempat memanas saat massa mencoba menerobos gerbang utama PT Intim Kara, namun aparat kepolisian berhasil meredam situasi. PT Intim Kara: Pekerja Lokal Tetap Diprioritaskan Menanggapi tuntutan warga, Project Manager PT Intim Kara, Yadi, menegaskan bahwa perusahaan tetap mengutamakan tenaga kerja lokal, namun dalam kondisi tertentu juga membutuhkan tenaga ahli dari luar. "Kami tidak mengesampingkan pekerja lokal. Namun, ada bagian pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus agar proyek dapat diselesaikan sesuai target," ujar Yadi saat menemui perwakilan warga. Ia juga menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada perekrutan baru yang dilakukan. Jika nanti ada kebutuhan tenaga kerja tambahan, PT Intim Kara tetap akan mengutamakan masyarakat sekitar. Soal Keterlambatan Gaji: Perusahaan Akan Evaluasi Mengenai keterlambatan pembayaran gaji, Yadi mengakui bahwa memang ada kendala administratif yang menyebabkan pembayaran terhambat. Namun, ia memastikan bahwa perusahaan akan segera menyelesaikan permasalahan ini. "Kami memahami kesulitan yang dialami para pekerja. Oleh karena itu, kami akan melakukan evaluasi internal agar kejadian seperti ini tidak terulang," tegasnya. Ia juga mengimbau agar segala bentuk aspirasi dan permintaan warga disampaikan melalui jalur resmi, seperti koordinasi dengan kepala desa atau perwakilan masyarakat, sehingga bisa ditindaklanjuti secara lebih efektif. Aksi Berakhir, Warga Tunggu Realisasi Janji Perusahaan Meskipun pihak PT Intim Kara telah memberikan penjelasan, warga menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini. Mereka menuntut perusahaan untuk segera merealisasikan janji perekrutan tenaga kerja lokal dan menyelesaikan pembayaran gaji yang tertunda. Demonstrasi akhirnya berakhir sekitar pukul 14.00 WIT setelah pihak kepolisian mengimbau massa untuk membubarkan diri. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut terkait langkah konkret yang akan diambil oleh perusahaan maupun respons lanjutan dari warga. Redaksi Hal-Sel ...UnknownDetik Republik / Gaji / Klarifikasi / PT Intim Kara / TENAGA KERJA 26 Maret 2025 EditedOn ? Maret 26, 2025 at ? 04:23
- Yaba/HalSel, DetikRepublik.com - Hujan deras yang mengguyur Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara, pada Selasa malam (17/3/2025), disertai angin kencang, menyebabkan banjir di permukiman warga. Kondisi ini memicu kekhawatiran karena air yang menggenangi rumah-rumah mulai mengikis pondasi bangunan, berpotensi menyebabkan kerusakan lebih parah.Pantauan awak media di lokasi menunjukkan bahwa intensitas hujan yang tinggi telah membuat air masuk ke celah-celah rumah warga. Beberapa rumah mengalami retak pada bagian pondasi, sementara genangan air terus meningkat di antara pemukiman.Sejumlah warga mengaku cemas dengan kondisi ini, terutama karena curah hujan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. "Kami khawatir rumah kami bisa roboh jika hujan terus turun dan air semakin mengikis pondasi," ujar salah satu warga yang terdampak.Situasi ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Warga berharap adanya tindakan cepat, seperti evakuasi bagi yang terdampak, bantuan logistik, serta solusi jangka panjang untuk mencegah bencana serupa terjadi di masa depan.Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah rumah yang rusak atau korban terdampak akibat kejadian Selasa malam ini. Tokoh perempuan Desa Yaba, Delfia Sahepea, turut angkat bicara mengenai bencana yang melanda desa mereka. "Saya sebagai tokoh masyarakat Desa Yaba sangat prihatin atas terjadinya bencana ini hingga rumah warga terancam roboh. Ini merupakan salah satu pandangan bagi kita dan seluruh pemerintah desa agar lebih memperhatikan pembangunan desa, terutama terkait gorong-gorong dan lebih giat lagi membenahi infrastruktur desa," ujarnya. Namun, warga berharap pemerintah segera turun tangan sebelum kondisi semakin memburuk.Warta Yaba ...UnknownANGIN KENCANG / Desa Yaba / Headline / Hujan Deras / Terancam Banjir / WARGA 22 Maret 2025 EditedOn ? Maret 22, 2025 at ? 15:21