Yaba/HalSel, DetikRepublik.com - Hujan deras yang mengguyur Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara, pada Selasa malam (17/3/2025), disertai angin kencang, menyebabkan banjir di permukiman warga. Kondisi ini memicu kekhawatiran karena air yang menggenangi rumah-rumah mulai mengikis pondasi bangunan, berpotensi menyebabkan kerusakan lebih parah.
Pantauan awak media di lokasi menunjukkan bahwa intensitas hujan yang tinggi telah membuat air masuk ke celah-celah rumah warga. Beberapa rumah mengalami retak pada bagian pondasi, sementara genangan air terus meningkat di antara pemukiman.
Sejumlah warga mengaku cemas dengan kondisi ini, terutama karena curah hujan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. "Kami khawatir rumah kami bisa roboh jika hujan terus turun dan air semakin mengikis pondasi," ujar salah satu warga yang terdampak.
Situasi ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Warga berharap adanya tindakan cepat, seperti evakuasi bagi yang terdampak, bantuan logistik, serta solusi jangka panjang untuk mencegah bencana serupa terjadi di masa depan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah rumah yang rusak atau korban terdampak akibat kejadian Selasa malam ini.
Tokoh perempuan Desa Yaba, Delfia Sahepea, turut angkat bicara mengenai bencana yang melanda desa mereka. "Saya sebagai tokoh masyarakat Desa Yaba sangat prihatin atas terjadinya bencana ini hingga rumah warga terancam roboh. Ini merupakan salah satu pandangan bagi kita dan seluruh pemerintah desa agar lebih memperhatikan pembangunan desa, terutama terkait gorong-gorong dan lebih giat lagi membenahi infrastruktur desa," ujarnya. Namun, warga berharap pemerintah segera turun tangan sebelum kondisi semakin memburuk.
Warta Yaba